Kisah di hari senin
menuju ke sebuah bioskop dan sebuah kisah
jatuh pada hari senin
tepatnya tanggal 10 maret 2008siang itu ada sebuah message berbunyi ” jeung jeung nanti malam jadi ya kita nonton…”
permulaan pembicaraan yang menyenangkan…
berbicara tentang sebuah buku yang di film kan
yang sedang bomming dikalangan kaula muda kini
tak mau melewati kesempatan ini
mulailah mengatur waktu…selesai jam brp…
prepare dijalan brp menit hingga di tujuan..akhirnya dapat sudah wkt yang pas
tak luput aku juga mengajak kawan lama
tetapi tidak semua keinginan dan misi selalu sama dengan yang lain
sama2 terbentur keegoisan masing2
tapi berakhir terpisah..ku pikir begitu mulanya
senja pun semamkin tenggelam
hujan tak berhenti..terus menerus langit mengeluarkan air…
ku nytakan bahwa saat itu ” gerimis sering”
terkadang aku ini suka sekali mengerluarkan hal2 yang unik
entah kenapa bisa begitu
sekitar pukul 5 sore
cuaca sangat gelap
petir terus menyambar
pekerjaan semakin menuntutku untuk segera menyelesaikan itu
handphone terus berdering
dari sms, miscall sampai bertipun-tipun ria
hanya menanyakan ” jadi ya nanti mlm jam 20.15 WIB…”
Ku jawab ” Oke sip beres jeung…ku usahakan keluar cepat….”
jam terus berputar….cepat sekali
ku memandang meja ku..alamak..baru sedikit pekerjaan itu yang aku selesaikan….
bagaimana ini ..janji sudah ku buat tetapi…alamak….waktu tak terasa…sudah pukul 18.30 WIB
hand phone berbunyi lalu angkat ternyata kawan sejawatku menelpon ” udah samapai mana jeung…?”
ku jawab “..belum masih di kantor .. hujan deras jeung..tunggu redaan lah sikit…”
untuk kawan sejawatku itu sangat lah memaklumi
lalu ku keparkiran motor..
ku lihat banyak sekali anak2 kecil…menawari jasa penyewaan payung
mereka begitu bersemangat
sampai aku bil ‘ trima kasih dik..”
lau adik2 itu bil ” hujannya lumayan deras kak..nanti kakak sakit loh…biar besok bisa kerja lg…”
lalu keberi dia senyuman kecil ku…
sambil ku berpikir…” pandai sekali anak jaman sekarang merayu pelanggan…jiwa muda yang sudah mengenal…arti menjemput uang….
memang langit begitu tidak bersahabat…
gerimis sering itu membasahi kaos kaki dan sendalku…
langkah ku mulai percepat agar cepat sampai ke supit ku…
mulai lah membenahi diri untuk melaju ke arah…plasa di tengah kota….
di dalam perjalanan….ku melihat sekeliling ku..mereka berbasah-basah bergegas menuju rumah
tapi aku bergegas menuju tempat dmn aku sudah buat janji…sangat sangat…aghk……
sambil ku mengendarai supit ku ku berpikir…lewat mana ya aku….supaya cepat sampai..dan ternyata otak ku ini masih jalan…
wuah betapa senangnya aku melihat ruas jalan ibu kota begitu lenggang
tak sepadat yang aku bayangkan…
selama perjalanan aku sambil mengawang-ngawang memikirkan sosok itu…bagaimana kalau dia menjadi kekasih ku…
tersenyum2 aku di buat oleh pikiran ku ini…entah kenapa supit ku ini melaju terus…jalan yg ku lewati…benar-benar asing
sampai situ khalayalanku terhenti…arah mana jalan ini ya..lalu kuikuti kendaraaan -kendaraan yang lain…sampai aku bertemu pengendara motor , mereka tengah asik mengobrol lalu ku hanya melihat selintas sambil mendengarkan pembicaraan mereka..tak lama kemudian kedua lelaki itu mengatakan begini ” kasihan benar wanita ini…hujan-hujan kok dia melancong sendirian..memangnya tidak di jemput apa ya dengan suami or pacaranya…”
ku mendengar itulangsung ku pandangi mereka da berpikir….betapa org2 ini menggelikan sekali…sambil ku tersenyum dan berfikir…
perkataan mereka benar…apa yg aku tunggu saat ini….
tiba-tiba…OH MY GOD…!!!! aku salah jalan….
aku nyasar akibat khayalan ku dan pembicaraan mereka itu…
mulailah ku konsentrasi membaca…jalan…
alhasil berhasil aku keluar dari jalan tikus itu…
tapi pas aku keluar dari jalan itu….
OH MY GOD…..!!!!! ada apa dengan aku ini….
ku lihat kekanan dan kekiri ternyata jalan itu…menuju jalan yang tadi aku lewati….
wuah sekujur tubuhku basah karena hujan…
aku haris bergegas ke plasa itu
tanpa ada khayalan lg mulailah ku lajukan supitku
alhamdulillah sampai juga di tempat tujuan walaupun harus penuh dengan perjuangan
setelah sampai tempat itu tak lupa aku beli celana
supaya aku tidak sakit esok…karena celanaku kuyup
10 menit kemudian ku temui kawan sejawat ku..sedikit berbincang dan mulailah kami memasuki tempat yg kami tuju
kami mendapatkan tempat duduk yang tidak menyenangkan
tapi apalah daya
filem ini sangat di gandrungi kaula muda
kami sedikit bercengkrama…tak lama kemudian di mulai lah…ku memberi pesan dgn kawan sejawat ku..
aku kalau nonton jangan di ganggu…
aku sangat ingin mendalami alur cerita itu…
mulanya filem itu meberikan hal-hal yang ringan dulu…seperti biasa…
lama-lama…aku larut didalam cerita itu…bahkan aku bisa merasakan kebahagiaan maria ketika bersama fahri
tiba2 diri ini seperti bermain di dalamnya
terhenyak aku melihat pemandangan disana…lalu ku amati wajah laki-laki disana dan ternyata…jeung-jeung…kok kenapa Bang J*** tidak bermain aja di dalamnya ya… padahal dia cocok loh jadi warga sana hahahahha… sepanjang film itu selalu ku teringat dengan bang J***
sampai mulailah satu masalah datang..
kiayi itu berkata..” apa yang mau kau cari lagi…ingat menikah adalah sebuah ibadah…dimana dengan kamu menikah berarti kamu menyempurnakan ibadah mu…”
kata- kata itu begitu ringan di dengar..tetapi dalam dirasakan…
di saat itu aku berfikir..apa yang hendak aku cari di dunia ini…
apa tujuan aku di ciptakan…
sambil ku mengamati alur film itu kepala ku tiada henti berfikir…
sampai ada satu ungkapan dari maria ” kenapa kamu suka sekali berdiri disini fahri.. fahri menjawab…karena ada dua hal yang membuat aku takjub dengan negri ini..pertama al azhar yang kedua sungai nil…sungai ini begitu berjodoh dengan mesir…Tuhan memang sudah berkehndak begitu…kita juga sudah ada jodoh masing-masing yang Tuhan berikan untuk umatnya..disambung oleh maria..aku selalu ingat kata-katamu fahri..
kata-kata itu…membuat aku…menjadi lebih berarti lagi di dalam dunia ini…aku seperti lebah…rasanya…
terus larut didalam alur cerita itu…
terus masalah datang silih berganti yang dialami fahri…
sampai suatu ketika fahri menikah dengan aisyah…
maria tidak tau…hati nurul begitu hancur…begitupun dengan noura…
fahri begitu mencintai aisyah…
pertama mereka bertemu di dalam kereta..dari situ tatapan mata fahri begitu terpesona dengan kedua bola mata aisyah…
tak di sangka…ternyata mereka berjodoh….
pernikahan mereka pun begitu harmonis…tp mereka belum tau pribadi maasing-masing
itu lah hal yang sedikit aku petik
ta’aruf boleh saja…tetapi kalau kita tidak tau asal usul calon jodoh ku…wuah bisaa bisa..rasa menyesal yang terjadi…
ku pikir aisyah begitu…ternyata di film ini tidak begitu…
sampai suatu saat maria mengetahui bahwa penerang hidupnya telah menikah….aku bisa merasaan perihnya hati maria..
begitu hampa hidupnya…
seperti ruang yang kosong..
tiap hari merenung…
melamun..
menangis..
menyesali diri sendiri..
menutup diri dari dunia luar…
di bagian itu aku sangat tidak kuasa menahan emosi ku..
airmata ini berlinang deras melewati pipiku yang gembil..
dan membasahi jilbab yang kukenakan…
aku bisa merasakan betapa kecewanya hati maria..
betapa rasanya ingin cepat mengakhiri hidupnya….
kesedihan itu terkuak kembali…ku menangis..sejadi-jadinya…saat melihat nasib Maria…
sampai suatu ketika maria jatuh sakit….mirip seperti aku dulu…
tapi aku tidak separah maria…
aku masih punya semangat untuk hidup, ada untungnya sih….
waktu terus berjalan..sampai aisyah mendapat masalah yg hebat..karena suaminya fahri di fitnah memperkosa noura
ternyata hidup itu penuh dengan kekejaman…
ketika fahri di penjara…dia tidak bisa menerima kenyataan hidup…
sama halnya dengan kita…ketika kita di hadapi sebuah masalah yang tidak sesuai dengan apa yg kita perbuat..
kita akanmemberontak…sekuat tenaga….ingin rasanya membalikan dunia ketika itu…
demikian yang dirasakan fahri…
tetapi…ketika manusia tersudut oleh masalah..baru lah merasakan betapa khusyuknya kita beribadah
berserah diri kepada tuhan
menangisi apa yang telah terjadi
mengeluh kepadaNYA
begitulah manusia secara umum…sama seperti aku….
ketika teman sel fahri berkata sambil menertawakan dirinya ” apa yg kamu ingin lakukan…sholat khusu’ hanya karena kau terpojok…dimana kau dulu menjalankannya apa pernah kau sampai begini…
ingat fahri tuhan punya kehendak lain untuk mu
tuhan sedang berbicara dengan mu
kau terlalu sombong..
kau pikir perkataan, ucapan, sikap, tingkah lakumu sudah benar….?
tidak…tidak….kau salah fahri….tuhan ingin kau tau…..makna hidup yang sesungguhnya
setelah aku mendengarkan perkataan itu…ku berpikir…benar sekali dia berbicara…tidakkah aku juga sangat sombong karena kekuranganku…karena kelemahanku….betapa sombongnya aku….
berlinang air mata saat mendengar kan itu…ku ucapkan lafaz astagfirulloh…selama ini yang ku lakukan hanya mengibarkan kesombongan ku…tuhan…tolong aku…..jauhi rasa sombong itu dari aku…..
sungguh2 menyayat hati..
ketika teman satu selnya berkata” apa kamu melakukan ibadah hanya karena kamu kena musibah yg tidak pernah kamu inginkan..kamu mengeluh dan mengeluh karena ketidak inginan mu..karena semua itu hanya rekayasa…lalu dia tertawa terbahak bahak…
aku merasa di tertawakan juga rasanya…
sedih..
sedih..perih..hanya itu yang aku rasakan…
merasa ketidakterimaan tuduhan..itu
merasa ketidak adilan..akan kenyataan hidup
merasa di kucilkan ketika sedang merasakan kebahagiaan…
ternyata kita tidak pernah bisa memilih…
semua sudah ada yang mengatur
semua yang terjadi akan menjadi hikmah
akan menjadkani pelajaran hidup yang sangat berarti
akan menjadikan kita menjadi manusia yang lebih berkualitas
akan menjadikan kita lebih rendah hati…
semua cobaan dan penantian itu sudah di atur
sudah ada yang mengatur
ita hanya bisa menjalankan dan berusaha
ketika tidak sesuai dengan apa yang tidak kita harapkan..
bukan berarti kita berhenti sampai di situ
tetapi itu sebuah permulaan baru…
sebuah kisah yang baru…
kisah yang tiada henti hentinya
kisah yang terus mempunyai kisah
sungguh indah jika kita bisa memaknai arti hidup yang sesungguhnya
semoga kita bisa survive…menjalankan cobaan hidup
selamat berjuang
rengkuhlah perjuangan itu
best regards

Leave a Reply